6 Fasilitas yang Wajib Dimiliki Oleh Toilet Ramah Difabel

6 Fasilitas yang Wajib Dimiliki Oleh Toilet Ramah Difabel

18/02/2022 Blog 0
Toilet Umum Di Cirebon

Toilet ramah difabel adalah kebutuhan mutlak bagi banyak orang yang hidup dengan disabilitas. Biasanya toilet dengan fasilitas khusus seperti ini disebut sebagai accessible toilet, yaitu toilet yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas agar mereka dapat memakai toilet dengan nyaman dan mandiri. Meski di Indonesia sendiri masih sedikit ruang publik yang memiliki akses toilet disabled friendly, namun menyediakan fasilitas ini akan sangat membantu bagi orang-orang difabel ketika mereka membutuhkannya.

Nah, lantas seperti apa sajakah fitur-fitur khusus yang biasanya ada pada accessible toilet? Berikut ulasan lengkapnya.

1. Pintu

Dibanding toilet biasa, pintu pada accsessible toilet harus memiliki ruang yang lebih lebar, minimal berukuran 80cm, sehingga pengguna kursi roda dapat dengan mudah keluar dan masuk toilet. Selain itu, pintu juga harus dibuat dengan material yang ringan dan memiliki penyangga horizontal di sepanjang bagian dalamnya. Dan untuk untuk berjaga-jaga, pintu pada accessible toilet harus selalu terbuka ke arah luar, agar tetap bisa dibuka dengan mudah dalam keadaan darurat jika ada seseorang yang mungkin terjatuh di lantai toilet.

2. Rel Penyangga

Rel penyangga adalah fitur dasar yang harus dimiliki oleh setiap accessible toilet. Fasilitas ini berfungsi untuk memberikan dukungan penting berupa stabilitas dan keseimbangan bagi siapa pun yang membutuhkannya. Ini juga mencegah penggunanya untuk bertumpu pada dudukan toilet yang kotor dan tidak higienis.

3. Kursi Toilet

Bagi individu yang mempunyai keterbatasan gerak, kursi toilet yang memiliki dudukan lebih tinggi akan mempermudah mereka ketika berpindah dari kursi roda ke toilet dengan cara yang lebih aman, karena ketinggian antara keduanya jauh lebih seimbang.

4. Fasilitas Sanitasi

Semua perlengkapan sanitasi toilet seperti tempat cuci tangan, sabun, dan tempat sampah harus dapat diakses dalam jangkauan pengguna kursi roda. Ini berarti seluruh fasilitas harus ditempatkan atau digantung di ketinggian yang lebih rendah dari pada toilet biasa. Selain itu, handuk kertas ataupun pengering tangan harus diletakkan di dekat wastafel, agar pengguna bantuan mobilitas tidak perlu menyentuh kursi roda, rollator, atau kruk dengan tangan basah saat mereka ingin menjangkaunya.

5. Ruangan

Accessible toilet harus memiliki ruang yang cukup untuk berputar atau bermanuver bagi pengguna kursi roda, terutama ruang di kedua sisi dudukan toilet. Ingatlah bahwa bagi sebagian orang ruang ekstra pada toilet bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan. Karenanya, ruang lebih ini sebaiknya tidak dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyimpan barang atau apa pun.

6. Alarm Darurat

Sama seperti toilet biasa, setiap accessible toilet juga membutuhkan alarm darurat. Ini memastikan bahwa siapa pun yang jatuh atau membutuhkan bantuan dapat memberi sinyal untuk meminta pertolongan. Selain itu, tombol alarm darurat juga harus ditempatkan dalam jangkauan yang mudah diakses oleh setiap penggunanya.

Keberadaan accessible toilet sangat dibutuhkan oleh banyak orang, termasuk bagi mereka yang memiliki masalah keseimbangan tubuh, gangguan mobilitas, gangguan penglihatan, gangguan pada usus atau kandung kemih, dan masih banyak lagi. Karenanya, menyediakan toilet yang dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja, terutama di ruang publik seperti pusat perbelanjaan, bank, stasiun, tempat wisata, dan lain sebagainya, akan sangat membantu para penyandang disabilitas ketika mereka bepergian keluar rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.