Apa Itu Hari Toilet Sedunia?

Apa Itu Hari Toilet Sedunia?

03/12/2021 Blog 0
Masalah Pada Toilet Umum

Faktanya, manusia akan kesulitan untuk menjalani hidup dengan normal jika tidak ada toilet. Namun, sekitar 3,6 miliar orang yang hidup di dunia saat ini tidak memiliki akses ke toilet yang layak. Nah, hal ini membuat mereka kesulitan untuk menjaga praktik sanitasi yang baik sehingga lebih rentan terhadap berbagai masalah kesehatan seperti kontaminasi makanan dan air serta penyebaran penyakit serius yang bisa merenggut nyawa.

Demi mengkampanyekan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya toilet serta perannya dalam menjaga praktik sanitasai ideal yang mempromosikan kesehatan dan keselamatan, untuk itulah pada tanggal 19 November diperingati sebagai Hari Toilet Sedunia.

Apa Itu Hari Toilet Sedunia?

Berawal dari inisiatif seorang pebisnis asal Singapura bernama Jack Sim, di tahun 2001 silam ia mendirikan Organisasi Toilet Dunia. Dialah orang yang pertama kali memprakasakan Hari Toilet Sedunia sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sanitasi dan kebersihan.

Inisiatif ini didukung oleh SuSanA (Sustainable Sanitation Alliance), dan di tahun 2010 PBB mengakui bahwa air dan sanitasi yang layak merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia. Kemudian pada tahun 2013, akhirnya PBB meloloskan resolusi yang menetapkan tanggal 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia.

Kenapa Hari Toilet Sedunia Penting?

Resolusi ini menyoroti tentang betapa banyaknya masyarakat miskin yang sampai saat ini masih kesulitan untuk mendapatkan akses layanan sanitasi dasar, serta seperti apa dampak negatif yang mempengaruhi kesehatan, situasi ekonomi, dan kondisi sosial mereka. Selain itu, PBB juga mendesak agar semua negara anggotanya untuk mengakhiri kebiasaan buang air besar sembarangan dan mempromosikan pentingnya menjaga kebersihan.

Peringatan Hari Toilet Sedunia dijadikan sebagai resolusi oleh PBB dalam upaya untuk memenuhi akses sanitasi yang memadai dan merata bagi semua kalangan, menghentikan kebiasaan buang air sembarangan di tempat terbuka, serta menjaga keselamatan para perempuan dari penyerangan dan resiko korban pelecehan yang disebabkan minimnya privasi karena tidak adanya toilet.

Tidak hanya itu saja, dalam kesempatan ini PBB juga mengajak negara-negara anggotanya untuk mempromosikan isu mengenai praktik sanitasi dan kebersihan dalam konteks yang jauh lebih luas, yaitu meningkatkan sarana dan ketersediaan air bersih dengan pengelolan air terpadu yang mencakup perbaikan kualitas air, penggunaan kembali yang aman, serta pengelolaan air limbah.

Tanpa kita sadari, setiap pembangunan toilet sangat berpengaruh pada perbaikan kualitas hidup manusia. Karena itulah, Hari Toilet Sedunia tidak hanya bertujuan untuk menyadarkan kita agar lebih menghargai pentingnya toilet, tapi juga demi membantu memenuhi kebutuhan masyarakat miskin yang selama ini merasa kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih dan toilet yang layak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.